Volume Perdagangan Uniswap Susut Lebih dari US$24 Miliar, Sentuh Titik Terendah di 2022

thesilent1.com – Uniswap mengalami penurunan lebih lanjut dalam volume perdagangannya di bulan ketujuh tahun ini. Menurunnya minat investor terhadap aset digital merupakan alasannya.

Bulan Juli menjadi salah satu periode terburuk dalam sejarah protokol decentralized exchange (DEX) ini. Uniswap bahkan menyentuh titik terendah baru di bulan tersebut.

Menurut Be[In]Crypto Research, Uniswap mencatatkan volume perdagangan sekitar US$37,8 miliar selama bulan pertama di kuartal ketiga 2022 ini.

Meski angka tersebut kedengarannya besar; terlebih lagi jika kita bandingkan dengan DEX pesaing, seperti 1inch, SushiSwap, Curve, Balancer, dYdX, Loopring, Shibaswap, dan Mooniswap; namun rupanya capaian tersebut sudah menurun 18% dibanding bulan Juni. Adapun volume Uniswap di bulan Juni sekitar US$46,4 miliar.

Setelah mencapai level terendah yang pernah ada, sejak mencatatkan volume sebesar US$32 miliar di Februari 2021, volume perdagangan Uniswap juga mengalami penurunan 4%, jika kita ukur dengan rentang waktu year-over-year. Di bulan Juli tahun lalu, Uniswap memiliki volume perdagangan di kisaran US$39,8 miliar.

Secara keseluruhan, statistik Uniswap di bulan Juli turun US$24,8 miliar dari titik tertinggi tahunan, tepatnya di angka US$62,7 miliar pada bulan Mei.

Apa Penyebab Penurunan Volume Perdagangan Uniswap?

Kondisi bearish di pasar kripto secara umum menjadi penyebab penurunan volume perdagangan Uniswap. Sebagaimana kita ketahui, ketika bulan Mei, bear market kripto mulai memanas dan semakin memburuk di bulan Juni dan Juli. Tak ayal, jika kondisi itu bukan hanya memengaruhi Uniswap, melainkan seluruh decentralized exchange maupun centralized exchange (CEX).

Price Reaction UNI

UNI, native token milik Uniswap, membuka bulan Juli dengan harga US$4,99. Kemudian mencapai titik tertinggi dalam bulan tersebut di angka US$9,74. UNI juga sempat menguji bulan ketujuh tahun ini dengan menyentuh titik terendah pada level US$4,73. Setelah itu, UNI menutup bulan Juli di harga US$8,37.

Secara keseluruhan, terlepas dari adanya penurunan volume perdagangan dan harga token yang relatif rendah, ada kenaikan 67% antara harga UNI di awal dan akhir bulan Juli kemarin.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!