Twitter Cuci Gudang, Jual Patung Logo Burung hingga Mesin Kopi

thesilent1.comTwitter melelang ratusan item yang ada di kantor pusatnya di San Fransisco, Amerika Serikat (AS) secara online. Item yang dilelang termasuk patung logo burung platform tersebut dengan harga US$ 11.000 dengan waktu kurang 24 jam untuk menawar.

Dikutip dari BBC, Rabu (18/1/2023), Twitter telah menghasilkan US$ 4.300 dalam penjualan tersebut.

Lelang tersebut terjadi ketika sang pemilik baru Elon Musk memutuskan untuk merampingkan Twitter. Sebagaimana diketahui Musk membeli Twitter seharga US$ 44 miliar tahun lalu.

Sejak mengambilalih Twitter pada akhir Oktober, Musk telah memberhentikan sekitar setengah dari 7.500 staf perusahaan. Dia juga telah menyetop berbagai fasilitas Twitter seperti makan gratis.

Selain patung, sejumlah peralatan lain juga dijual seperti mesin espresso La Marzocco dan mesin untuk minuman soda.

Tak cuma itu, Twitter juga menjual peralatan percetakan hingga laci kecil dengan harga penawaran US$ 60.

Dalam cuitannya November lalu, Musk mengatakan pihaknya melihat penurunan pendapatan besar-besaran setelah kepergian beberapa pengiklan. Dia juga mengingatkan perusahaan bisa bangkrut.

Twitter diduga gagal membayar sewa di kantor-kantor di seluruh dunia, termasuk kantor pusat mereka di San Francisco. Pemiliknya menuntut karena tidak membayar.

Sementara, Nick Dove, perwakilan dari Heritage Global Partners yakni perusahaan yang mengelola lelang, mengatakan kepada majalah Fortune bahwa penjualan tersebut tidak ada hubungannya dengan biaya penggantian untuk pembelian Twitter senilai US$ 44 miliar.

“Jika ada yang benar-benar berpikir bahwa pendapatan dari menjual beberapa komputer dan kursi akan membayar gunung di sana, maka mereka bodoh,” katanya.