Penemu HP dan Elon Musk Kompak Bawa Pesan untuk Warga RI

thesilent1.com – Elon Musk punya pesan khusus bagi netizen Indonesia. Petuah dari Elon Musk hampir mirip dengan nasihat penemu HP Martin Cooper.

Cooper adalah pencipta Motorola DynaTAC 8000X tahun 1973, yang berasal dari ide menciptakan telepon yang bisa dibawa ke mana-mana menggantikan teknologi telepon yang dipasang di mobil.

Ia menginginkan HP dengan ukuran ‘cukup kecil untuk dimasukkan dalam saku tapi cukup besar untuk masuk antara telinga dan mulut’. Selain itu, keinginannya adalah semua orang punya nomor telepon sendiri.

Motorola menyukai ide itu dan berinvestasi jutaan dolar untuk mengembangkannya. Hasilnya adalah DynaTAC 8000X dengan berat 2,5 pon dan panjang 10 inci.

Cooper, beberapa waktu lalu, menyarankan manusia untuk mengurangi waktunya menggunakan gadget. Dia menegaskan untuk mereka bisa mencari kehidupan lain.

Saran ini dia utarakan saat menjadi bintang tamu di BBC Breakfast. Kala itu pembawa acara bercerita menghabiskan lima jam per hari untuk menggunakan ponsel.

“Benarkah? Benarkah Anda menghabiskan lima jam sehari? Carilah kehidupan!” ujar Cooper yang saat ini berusia 92 tahun dikutip dari PhoneArena.

Cooper bercerita bahwa hanya 5 persen waktu yang dia miliki untuk menggunakan HP. Klaim ini cukup berbeda dengan kenyataan, karena kini kebanyakan orang sudah bergantung dengan HP setiap harinya.

Hal serupa diutarakan Elon Musk, miliarder dan pemilik Twitter, lewat akun Twitternya. Dia mengatakan orang-orang nampaknya harus menghabiskan waktu lebih sedikit di media sosial.

“Mungkin kita harus menghabiskan lebih sedikit waktu di media sosial…?”, begitu bunyi tweet Musk dalam balasannya kepada seorang pengguna Twitter.

Tweet dari pengguna Twitter yang dibalas Musk mengacu pada studi dari Pusat Survei tahun 2021 lalu. Penelitian tersebut menyoal rata-rata warga Amerika Serikat yang mengaku lingkaran sosialnya menyusut dalam tiga dekade terakhir, dari 1990 hingga 2021. Selain itu, ada tren penurunan pada persahabatan di kalangan pria.

Elon Musk menanggapi pemaparan tersebut dengan semacam ajakan agar orang-orang tidak menghabiskan waktu di media sosial. Ironisnya, ia adalah CEO salah satu media sosial terbesar. Selain itu, Musk sendiri sangat aktif nge-tweet.

Pada November 2022 lalu, ada seorang analis yang meneliti kebiasaan Elon Musk dalam menggunakan media sosial. Menurut laporan tersebut, dikutip dari Business Insider, Jumat (13/1/2023), Musk mengunggah tweet rata-rata satu kali per jam dalam tiga minggu setelah resmi membeli Twitter.

Namun, keinginan untuk berhenti di dunia maya sudah diutarakan Musk sejak tahun lalu. Saat menghadiri podcast “Full Send” dia mengatakan ingin menghentikan kebiasaan buruk untuk segera memeriksa HP di pagi hari.

Dia berkeinginan untuk bisa berolahraga baru melihat HP-nya. “Saya [perlu] berolahraga dan berada dalam kondisi lebih baik,” kata Musk.

“Jadi, saya akan beralih dari langsung melihat HP saya segera setelah saya bangun untuk berolahraga setidaknya selama 20 menit – lalu saya akan melihat HP saya,” kata dia kala itu.

Pesan Cooper dan Musk tampaknya pas disampaikan ke penduduk Indonesia. Pasalnya, dalam laporan terbaru dari firma riset data.ai bertajuk “State of Mobile 2023”, orang Indonesia menempati posisi pertama sebagai ‘pecandu’ HP.

Laporan tersebut mengungkap Indonesia menjadi pengguna tertinggi yang menghabiskan lebih dari 5 jam setiap hari untuk menjajal perangkat mobile (HP dan tablet).

Masyarakat RI menghabiskan waktu rata-rata 5,7 jam setiap harinya di jaringan seluler sepanjang 2022. Angka ini meningkat tajam dari durasi main HP rata-rata 5,4 jam per hari di 2021.

Kecanduan HP orang Indonesia meningkat tajam sejak periode pandemi pada 2020 lalu. Laporan data.ai menunjukkan penjajalan HP orang Indonesia tembus 5 jam sehari untuk pertama kalinya.

Dibandingkan tahun 2019, angkanya hanya 3,9 jam sehari atau 1,1 jam lebih singkat. Tak hanya Indonesia, Brasil, Arab Saudi, Singapura, dan Korea Selatan melampaui 5 jam per hari di perangkat seluler sepanjang tahun 2022.