Pendarahan Setelah Operasi: Ciri, Penyebab, Penanganan, Cara Mencegah

thesilent1.com – Salah satu risiko komplikasi setelah operasi yang terkadang dialami pasien adalah pendarahan .

Pendarahan setelah operasi dapat membuat pasien kehilangan banyak darah dan rentan menyebabkan syok.

Berikut penjelasan apa itu pendarahan setelah operasi , ciri-ciri, penyebab, penanganan, sampai cara mencegahnya.

Apa itu pendarahan setelah operasi?

Pendarahan setelah operasi adalah kondisi keluarnya darah atau kehilangan darah dari area tubuh yang dioperasi.

Dilansir dari Drugs, pendarahan setelah operasi terkadang bisa dideteksi dari bekas sayatan yang berdarah.

Tapi, ada kalanya pendarahan ini tidak kentara karena terjadi di dalam tubuh.

Komplikasi pasca-operasi ini bisa muncul segera, atau beberapa hari setelah operasi.

Pendarahan setelah operasi perlu diwaspadai, karena dapat mengancam jiwa apabila tidak diberikan penanganan medis yang tepat.

Penyebab pendarahan setelah operasi dan faktor risikonya

Banyak hal bisa jadi penyebab pendarahan setelah operasi , antara lain:

  • Pembuluh darah bermasalah
  • Jahitan operasi terlepas
  • Cedera pada organ lain selama operasi

Beberapa kondisi juga bisa meningkatkan risiko terjadinya pendarahan setelah operasi, yakni:

  • Penyakit liver, ginjal, gangguan pendarahan seperti hemofilia
  • Efek samping konsumsi obat pengencer darah
  • Efek samping konsumsi suplemen atau obat herbal yang memengaruhi pembekuan darah; seperti vitamin E, ginkgo, gingseng

Ciri- ciri pendarahan setelah operasi

Terdapat beberapa ciri-ciri pendarahan setelah operasi yang perlu diwaspadai, di antaranya:

  • Ada darah yang membasahi perban penutup luka sayatan operasi
  • Pasien bingung atau cemas
  • Detak jantung lebih cepat ketimbang biasanya
  • Napas lebih cepat ketimbang biasanya, atau sampai sesak napas
  • Buang air kecil sedikit, atau urine tidak keluar sama sekali

Segera beri tahu perawat atau dokter yang menangani jika muncul gejala pendarahan setelah operasi di atas.

Penyedia layanan kesehatan akan mencari sumber pendarahan dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan, tes darah, endoskopi, sampai operasi lagi.

Penanganan pendarahan setelah operasi

Ada beberapa cara atau penanganan untuk mengatasi pendarahan setelah operasi, antara lain:

  • Transfusi darah
  • Pemberian obat antifibrinolitik untuk memperlambat atau menghentikan pendarahan
  • Operasi untuk memperbaiki pembuluh darah atau area pendarahan

Cara mencegah pendarahan setelah operasi

Setiap pasien yang akan menjalani operasi perlu mengetahui plus minus dan risiko komplikasi prosedur medis yang dijalani, termasuk pendarahan.

Setelah mengetahui apa itu pendarahan setelah operasi, ciri-ciri, sampai penyebabnya, ketahui juga cara mencegahnya.

Melansir WebMD, berikut beberapa cara mencegah pendarahan setelah operasi :

  • Sebelum operasi, tunjukkan kepada dokter semua obat, suplemen, sampai obat herbal yang pasien konsumsi
  • Sampaikan kepada dokter jika pasien pernah atau tidak pernah mengalami pendarahan yang tidak terkontrol sebelumnya
  • Jika ada kekhawatiran risiko pendarahan, minta tes darah sebelum operasi

Hal yang tak kalah penting, pastikan dokter memeriksa ada tidaknya ciri-ciri pendarahan pasca-operasi.

Pendamping pasien tidak ada salahnya bertanya, terutama jika pasien berisiko mengalami pendarahan setelah operasi.