Pembaruan Windows 10 KB5010196 Out of Band Perbaiki Masalah Remote Desktop

thesilent1.com – NESABAMEDIA.COM – Meskipun Patch Tuesday masih beberapa hari lagi jadwal peluncurannya, Microsoft baru saja merilis sebuah pembaruan out-of-band untuk beberapa konfigurasi Windows 10.

Pembaruan out-of-band ini akan memperbaiki masalah yang terkait dengan Remote Desktop. Pembaruan Windows 10 KB5010196 ini telah tersedia untuk konfigurasi berikut ini, dengan build sistem operasi akan menjadi versi 17763.2369:

    Windows Server 2019 x64

    Windows 10 versi 1809 x64

    Windows 10 versi 1809 ARM64

    Windows 10 versi 1809 x86

Seperti yang dikatakan Microsoft, pembaruan ini akan memperbaiki masalah dengan Remote Desktop, di mana pengguna tidak bisa menjangkau server atau mengalami kinerja yang melambat. Berikut penjelasan dari Microsoft:

“Memperbaiki masalah yang diketahui yang mungkin mencegah anda untuk menggunakan Remote Desktop untuk menjangkau server. Dalam kondisi tertentu, server mungkin berhenti memberikan respon. Layar mungkin juga akan berwarna gelap, dan kinerja secara umum serta login mungkin akan mengalami pelambatan.”

Pembaruan ini berfungsi secara bersamaan dengan Servicing Stack Update (SSU) Windows, jadi pastikan anda terlebih dahulu memeriksa daftar permasalahan yang telah diketahui pada tautan berikut ini, sebelum mengunduh dan memasangnya.

Para pengguna dengan versi Windows yang terdampak di atas, wajib dan sangat dibutuhkan untuk memasang pembaruan SSU KB5005112 tanggal 10 Agustus 2021 sebelum memasang pembaruan kumulatif terbaru. Pembaruan ini tidak tersedia di Windows Update atau Windows Server Updates Services (WSUS), dan hanya bisa dipasang melalui paket mandiri yang tersedia di halaman katalog pembaruan Microsoft.

Adapun untuk pembaruan dan perbaikan yang lebih luas untuk Windows 10, pembaruan tersebut akan diluncurkan seperti biasanya sebagai bagian dari pembaruan Patch Tuesday.

Windows 10 saat ini pembaruan utama terbarunya adalah versi 21H2, yang dirilis oleh Microsoft pada bulan November kemarin. Tentu saja, Windows 11 bukanlah satu-satunya fokus pengembangan dari Microsoft, namun mereka mengatakan akan terus mendukung Windows 10 sampai tahun 2025 mendatang. Ini adalah sebuah kabar yang bagus bagi jutaan pengguna yang tidak mampu memperbarui ke Windows 11 karena masalah persyaratan minimal yang cukup ketat.

    Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense.

    Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website.