Pasar Kripto Lemah, Bitget Justru Agresif Tambah SDM hingga 1.000 Pekerja

thesilent1.com – Musim dingin yang tengah dialami hampir seluruh aset kripto tampaknya tidak memengaruhi kinerja bursa kripto berjangka Bitget. Pasalnya, dalam kurun waktu 6 bulan ke depan, perusahaan berambisi untuk menambah jumlah pekerjanya hingga 1.000 karyawan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan langkah mayoritas bursa kripto global yang malah melakukan perampingan karyawan.

Sejak awal kuartal dua tahun ini, pasar kripto secara keseluruhan berada dalam tren yang melandai. Kapitalisasi pasar keseluruhan aset kripto juga masih belum pulih, yang mana sampai dengan hari ini masih berada di bawah US$1 triliun, tepatnya di US$951.855.327.921,46.

Sentimen yang muncul akibat dikereknya suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) membuat pasar keuangan kalang kabut. Strategi perusahaan berbasis kripto juga mulai disesuaikan. Namun, untuk bursa perdagangan derivatif alias berjangka, diklaim mengalami pertumbuhan yang memukau, khususnya bagi Bitget.

Di awal tahun 2021 lalu, jumlah tenaga kerja yang dikelola perusahaan hanya mencapai 150 orang. Kemudian, tumbuh hingga 3 kali lipat pada pertengahan tahun ini. Untuk menangkap peluang pertumbuhan yang ada, perusahaan bakal mempercepat rencana penambahan tenaga kerja.

Voume Perdagangan Derivatif Bitget Justru Capai Rekor ATH

Managing Director Bitget, Gracy Chen, mengatakan pada awal tahun ini perusahaan berhasil mencapai rekor baru untuk volume perdagangan derivatif. Di bulan Maret lalu, jumlah aset kripto yang diperdagangkan di platform perusahaan mencapai rekor all time high (ATH) atau tertinggi sepanjang masa yakni sebesar US$8.69 milar.

“Dalam 12 bulan terakhir, volume perdagangan Bitget tumbuh 10 kali lipat yang didukung dengan peningkatan basis pengguna menjadi 2 juta user,” katanya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa saat ini perusahaan juga tengah bertahan di era crypto winter. Namun, momentum ini juga akan dimanfaatkan perusahaan untuk menarik bakat dari pasar demi memperkuat fondasi perusahaan, sembari mempersiapkan diri untuk menyambut pasar kembali rebound.

Jumlah tenaga kerja yang akan ditarik perusahaan setara dengan 500 karyawan baru di akhir tahun. Bitget bakal berfokus untuk menambah sumber daya manusia untuk pengembangan produk dan layanan pelanggan.

Sampai hari ini, Bitget masuk dalam jajaran 10 bursa kripto derivatif dengan volume perdagangan tertinggi. Peringkat pertama diduduki oleh Binance yang dalam 24 jam terakhir memiliki volume perdagangan sebesar US$39.425.505.189. Kemudian, disusul oleh OKX yang memiliki volume perdagangan sebesar US$10.116.480.469. Sedangkan, Bitget sendiri berada di peringkat 8, dengan volume perdagangan sebesar US$4.841.216.453. Posisi Bitget berada di atas BingX dan FTX, yang masing-masing memiliki volume perdagangan sebesar US$4.841.216.453 dan US$4.279.327.043.

Bursa Berjangka OKX Juga Agresif Tambah Pekerja

Selain Bitget, bursa kripto berjangka lainnya, seperti OKX, juga mengaku bakal melakukan percepatan untuk menambah tenaga kerja. Perusahaan menargetkan mampu meningkatkan jumlah tenaga kerja globalnya sebesar 30% dalam 12 bulan ke depan.

Jumlah itu setara dengan 5.000 pekerja. Agresifnya rencana bisnis perusahaan dilandasi pada pertumbuhan bisnis selama ini. Apalagi, OKX juga sudah memiliki beberapa fitur andalan, seperti portofolio margin, social trading, block trading, OKX wallet dan juga marketplace NFT.

Perusahaan juga mengklaim sudah memiliki lisensi di banyak negara dan berhasil menarik nama-nama besar untuk menjadi mita dan sponsor strategis; seperti McLaren Racing, Manchester City dan Tribeca Festival.

Sepanjang tahun 2021, OKX sudah memiliki lebih dari 20 juta pengguna yang tersebar di 100 wilayah secara global. Perseroan memproses lebih dari 25 miliar transaksi dengan volume perdagangan mencapai lebih dari US$21 triliun.