Outflow Aset Digital Minggu Lalu Tercatat Sebesar US$141 Juta

thesilent1.com – Per tanggal 20 Mei kemarin, produk-produk investasi aset digital mencatatkan arus keluar (outflow) sebesar US$141 juta di tengah kondisi market kripto yang sedang melemah.

Laporan dari CoinShares menyoroti bahwa angka total assets under management (AUM) juga menyentuh poin terendah dari sejak Juli 2021 lalu, tepatnya di US$38 miliar.

Pada pekan sebelumnya, CoinShares telah mencatatkan angka arus masuk (inflow) mingguan tertinggi sepanjang tahun ini, yaitu senilai US$274 juta. Laporan tersebut juga mencatatkan, meski angka inflow sepekan per 13 Mei lalu terjadi karena adanya kesempatan membeli di kondisi pasar yang lemah, sentimen pasar secara keseluruhan kini sedang dalam keadaan bearish.

Analis James Butterfill mengatakan, “Volatilitas yang sedang berlangsung menyebabkan investor [menjadi] plin-plan, dengan beberapa orang melihat ini sebagai peluang, sementara sentimen keseluruhan sebagian besar bearish.”

Bicara soal flow dari suatu aset secara spesifik, aset digital Bitcoin mencatatkan nilai outflow sekitar US$154 juta minggu lalu. Namun, flow dalam rentang waktu year-to-date dan month-to-date tetap positif bersih, masing-masing sebesar US$307 juta dan US$187 juta.

Sementara itu, untuk kategori aset digital altcoin, Ethereum terpantau mengalami sedikit outflow di minggu tersebut, sedangkan aset seperti Cardano dan Polkadot mencatatkan total positive flow masing-masing US$1 juta.

Laporan Outflow Produk Investasi Ekuitas Blockchain

Sementara itu, pelemahan di pasar ekuitas menjalar ke produk investasi ekuitas blockchain. Kategori tersebut melaporkan outflow sebesar US$20 juta.

Namun, laporan tersebut menyebutkan bahwa “produk investasi multi-asset (multi-crypto) masih menjadi penyokong dengan inflow sebesar US$9,7 juta minggu lalu.”

Mengenai kondisi pasar kripto yang tidak stabil, pada saat acara WEF Davos Summit, Michael Sonnenshein, CEO Grayscale, mengatakan bahwa pullback seperti ini bukanlah hal baru di dunia kripto.

Menurut Sonnenshein, pasar kripto perlu diperiksa dalam konteks pasar yang lebih luas.

“Anda sudah melihat kenaikan suku bunga di AS menyebabkan banyak volatilitas di banyak kelas aset berbeda, kripto termasuk di dalamnya. Namun, aksi jual baru-baru ini, dari apa yang kami dengar dari investor, tidak menghalangi mereka.”

Pada saat penulisan, market cap atau kapitalisasi pasar kumulatif cryptocurrency kini nyaris mendekati US$1,33 triliun.