Menentukan Sukses 2023, di Balik Selesainya PPKM di Kalimantan Barat

thesilent1.com – Situasi pandemi Covid 19 mulai mereda dan status PPKM telah dihentikan. Tahun 2023 menjadi tahun dimulainya kembali semua aktivitas menjadi tatap muka / offline. Bahkan menjelang tahun baru 2023, masyarakat Indonesia telah mulai banyak berkerumunan. Di Pontianak, masyarakat pada malam tahun baru berkumpul di beberapa tempat umum untuk memeriahkan tahun baru dengan bebakaran ataupun bermain kembang api.

Apalagi kemeriahan ini masih akan tetap berlanjut dimana masyarakat tiong hoa Kalimantan Barat (Kalbar) akan menyambut hari Imlek dan Cap Go Meh di tanggal 22 Januari dan kemeriahan Cap Go Meh di tanggal 5 Februari dengan mempersembahkan naga dan barongsai. Adapun kemeriahan Imlek ini masih begitu tampak di mana hampir di setiap kabupaten yang ada di Kalbar ini memasang lampion-lampion di jalanan dan juga pada vihara yang ada di kabupaten tersebut.

Tentunya hal itu supaya juga untuk menarik kembali minat masyarakat untuk kembali beraktivitas seperti pra-covid 19. Contohnya di Singkawang, pada saat Cap Go Meh terdapat tradisi tatung, tradisi yang memiliki tujuan sebagai ritual pencucian jalan untuk membersihkan segala kesialan dan roh jahat yang ada di seluruh kota, pada saat terjadinya PPKM, masyarkat Kalbar tidak dapat melaksanakan tradisi tersebut karnea perlu mematuhi aturan tersebut supaya dapat mengendalikan laju penyebaran virus covid 19. Apalagi tradisi tatung ini juga sudah dikenal dunia manca negara jadi setelah dihentikan PPKM tentunya kesempatan ini diupayakan supaya menarik minat wisatawan dalam negeri mupun luar negeri.

Dan selain adanya perayaan-perayaan yang dapat menarik kerumuman juga apabila kita melihat di Kalbar sendiri mulai berkembang bisnis franchise di mana franchise – franchise yang ada bisa didapat dari yang memerlukan modal kecil contoh koch koch tahu, sampai dengan modal besar, seperti indomaret dan alfamart.

Selain itu juga bisnis di bidang ekspedisi juga sangat berkembang di Kalbar anyara lain semakin dapat dijangkau ekspedisi jnt dan jne bahkan sudah sampai ke daerah – daerah hal ini juga seiring dengan kemajuan toko digital seperti tokopedia, shopee, lazada dan lain-lain

Mulai juga beraktifitas kembali usaha travel dan Damri sehingga arus mjdik masyarakat dari daerah ke kota menjadi hidup kembali, apalagi dengan dibukanya kembali jalur ke Kuching, Malaysia.

Semakin berkembang pula bisnis warung kopi dan cafe di kota pontianak yang bisa dibilang ciri khas warga pontianak yanh senang berkerumun. Pada saat PPKM banyak usaha warung kopi yang harus gulung tikar karena aturan kebijakan mengharuskan untuk membatasi pengunjung yang datang.

Hal di atas adalah beberapa jenis usaha yang menunjukkan Kalbar mulai berkembang dan menjadi tempat yang sangat strategis untuk membuka peluang-peluang usaha. Akhir kata, kunci untuk mencapai sukses tentunya perlu kedisiplinan dan strategi yang tepat dalam membuka usaha dan tidak pula lupa kesabaran dalam menghadapi setiap ujian yang datang.