Inilah Bocoran Tanggal The Merge dari Vitalik Buterin

thesilent1.com – Setelah beberapa kali tertunda, nampaknya hari-H peluncuran The Merge semakin dekat. Menurut sang co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, The Merge akan meluncur di mainnet Ethereum pada pertengahan bulan September nanti.

Berdasarkan data yang Buterin sajikan, ia memprediksikan bahwa tanggal rilis The Merge di Ethereum adalah 15 September 2022. Landasan dari prediksi tersebut adalah total difficulty terminal (TTD) dan angka hashes yang masih tersisa bagi para miner untuk menambangnya.

Prediksi The Merge yang Buterin keluarkan ini sejalan dengan para developer Ethereum lainnya, yang juga sudah menetapkan tenggat waktu pada tanggal 15-16 September untuk merampungkan proses penggabungan (merging) ke konsensus proof-of-stake (PoS).

Dalam pertemuan Consensus Layer, Tim Beiko, salah satu developer Ethereum, menyebutkan perkiraan yang serupa. Ia bahkan mencuitkan angka 58750000000000000000000, sehari sebelum Buterin mengeluarkan pernyataan tersebut. Adapun angka tersebut merupakan angka TTD yang sudah ditetapkan oleh para developer Ethereum.

Sebagai informasi, pada hari Kamis (11/8) pukul 08.45 WIB, tim Ethereum pun sudah berhasil mengadakan uji coba final The Merge di testnet Goerli.

Apa Itu Total Terminal Difficulty, dan Apa Pentingnya bagi Ethereum?

Total Terminal Difficulty (TTD) merujuk pada tingkat kesulitan (difficulty) yang para miner perlukan untuk menambang blok terakhir dari Ethereum. Begitu titik tersebut tercapai, maka jaringan Ethereum akan menonaktifkan konsensus proof-of-work (PoW) dan berpindah ke proof-of-stake.

Meski secara teoretis prediksi tanggal tersebut bisa berubah, jika ada kendala yang muncul, kabar ini tetaplah merupakan sinyal terjelas sejauh ini bahwa Ethereum akan segera berpindah ke konsensus PoS yang sudah lama dinantikan.

Ada Wacana untuk Buat Ethereum Versi PoW

Pembahasan terkait peralihan konsensus Ethereum menjadi PoS sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2014. Namun, seperti kita ketahui, prosesnya sudah mengalami beberapa kali penundaan selama bertahun-tahun.

Kini, melihat The Merge yang semakin di depan mata, anggota komunitas Ethereum pun menunjukkan dukungannya terhadap upgrade tersebut. Selain itu, sejumlah pemain penting di sektor ini; seperti Circle, Tether, Chainlink, dan Binance, juga mengemukakan dukungan mereka kepada The Merge.

Selama beberapa minggu terakhir, beberapa pendukung industri kripto dilaporkan telah mengembangkan sebuah rencana untuk membuat hard fork versi PoW dari Ethereum. Mereka melakukan hal tersebut dengan tujuan untuk melestarikan ekosistem bagi para miner Ethereum.

Beberapa tokoh yang cukup vokal terkait wacana hard fork ini, di antaranya adalah Justin Sun, sang CEO TRON, dan miner kondang Chandler Gou. Kendati demikian, masih belum ada hasil yang nyata dari rencana mereka tersebut.

Price Reaction ETH

Peristiwa bersejarah ini telah menjadi sebuah narasi arus utama di dunia kripto selama beberapa hari terakhir. ETH, native token dari jaringan Ethereum, pun mendapatkan efek positif dari kabar ini. Kapitalisasi pasarnya terpantau berkembang hingga US$20 miliar dan harganya pun meroket.

Sepanjang beberapa pekan terakhir, market kripto juga terpantau mulai pulih. Ethereum menjadi salah satu aset kripto utama yang memimpin pulihnya market kripto.

ETH terlihat sudah naik kurang lebih 100% dari harga terendahnya di bulan Juni. Kala itu, harga ETH sempat anjlok hingga ke level US$900, akibat kepanikan pasar terkait Three Arrows Capital (3AC).

ETH sekarang sudah berhasil kembali menyentuh titik US$1.900, usai peluncuran The Merge di testnet Goerli.

Pada saat penulisan, ETH sedang diperdagangkan tepat sedikit di bawah US$1.900. Kapitalisasi pasarnya berkisar US$227,3 miliar; dengan persentase dominasi di pasar cryptocurrency global sebesar 18,8%.

Pembelian ETH pun terpantau mulai meningkat menjelang hari-H perilisan The Merge. Fase ini digadang-gadang bisa membuka kemungkinan bagi investasi dari kalangan institusional untuk masuk ke Ethereum. Melihat hal ini, sepertinya tidak menutup kemungkinan jika kelak Ethereum bisa memimpin pasar kripto dan meninggalkan Bitcoin (BTC) untuk mengikuti jalannya sendiri.