Geser Cardano, Dogecoin Jadi Kripto Terbesar Keenam di Dunia

thesilent1.com – Jakarta – Harga kripto meme dogecoin (DOGE) melesat tajam pada akhir pekan ini. Bahkan kenaikan harga dogecoin sentuh ratusan persen dalam sepekan terakhir.

Harga DOGE telah meningkat 150 persen dari USD 0,0594 atau Rp 923,78 (asumsi kurs Rp 15.552 per dolar AS) menjadi USD 0,15 atau Rp 2,322 sejak Selasa dengan harga dogecoin yang melonjak 74 persen dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinDesk.

Dengan reli ke level tertinggi selama enam bulan, DOGE telah menggantikan ADA token asli pesaing Ethereum Cardano sebagai cryptocurrency terbesar keenam di dunia.

Saat konferensj pers, DOGE, yang dimulai sebagai lelucon pada 2013, memiliki kapitalisasi pasar sekitar 17,5 miliar, sementara ADA memiliki nilai pasar USD 14,5 miliar. Kapitalisasi pasar DOGE saat ini melebihi lebih dari 120 anggota S&P 500.

DOGE tampaknya mendukung penggemar lama DOGE, CEO Tesla, Elon Musk, setelah menyelesaikan pembelian Twitter nya. Di masa lalu, Musk telah menjamin untuk menggunakan DOGE untuk membatasi spam dan bot di Twitter dan menagih pengguna untuk tweet mereka.

Menurut pendiri Cardano, Charles Hoskinson, pengambilalihan Twitter oleh Musk telah meningkatkan kemungkinan penggabungan DOGE dengan platform media sosial. PadaJumat, Hoskinson mengundang Dogecoin untuk menjadi sidechain di Cardano.

Masih belum jelas apa yang Musk rencanakan dengan Dogecoin. Itu membuat pintu terbuka untuk spekulasi lanjutan dan volatilitas harga.

Menurut perusahaan analitik data Santiment, Shiba Inu, yang memproklamirkan diri sebagai pembunuh Dogecoin, secara historis mengikuti DOGE lebih tinggi dan karenanya dapat segera reli juga.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Harga Kripto Minggu 30 Oktober 2022

Sebelumnya, harga kripto jajaran teratas termasuk bitcoin bergerak di zona hijau pada perdagangan Minggu malam, 30 Oktober 2022. Pada akhir pekan ini, harga dogecoin melesat tajam di antara kripto jajaran teratas.

Berdasarkan data Coinmarketcap, Minggu malam (30/10/2022), harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar bitcoin (BTC) menguat terbatas 0,28 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga bitcoin melambung 8,42 persen. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 20.774,11 atau sekitar Rp 15.553 per dolar AS).

Sementara itu, harga ethereum (ETH) bergerak di zona merah. Saham ethereum merosot 0,51 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, selama sepekan terakhir, harga ethereum menanjak 23,04 persen. Kini, harga ethereum berada di posisi USD 1.606,06 atau sekitar Rp 24,97 juta.

Harga Kripto Lainnya

Di sisi lain, harga binance coin (BNB) naik 3,36 persen selama 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harga BNB melesat 15,73 persen. Saat ini, harga BNB berada di posisi USD 311,88 atau sekitar Rp 4,83 juta.

Harga XRP melemah 1,3 persen dalam 24 jam terakhir. Sedangkan selama sepekan terakhir, harga XRP naik 2,55 persen. Kini, harga XRP berada di posisi USD 0,4653.

Sementara itu, harga dogecoin (DOGE) terus melesat hingga berada di posisi delapan di antara 10 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Harga dogecoin melambung 25,49 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga dogecoin meroket 117,84 persen. Saat ini, harga dogecoin berada di posisi USD 0,1292.

Selain itu, harga cardano (ADA) naik 2,02 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, selama sepekan terakhir, harga cardano bertambah 19,02 persen. Kini, harga cardano berada di posisi USD 0,414.

Adapun harga solana (SOL) turun 1,11 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga solana melejit 16,69 persen. Saat ini, harga solana berada di posisi USD 32,68.

Visa Gandeng FTX Hadirkan Kartu Debit Kripto di 40 Negara

Sebelumnya, raksasa pembayaran, Visa bekerja sama dengan pertukaran kripto global FTX untuk menawarkan kartu debit di 40 negara dengan fokus di Amerika Latin, Asia, dan Eropa.

Kartu debit sejenis ini sudah tersedia di Amerika Serikat (AS). Nantinya kartu debit Visa akan ditautkan langsung ke akun investasi pengguna cryptocurrency FTX. Langkah ini memungkinkan pelanggan untuk membelanjakan mata uang digital tanpa memindahkannya dari pertukaran.

CFO Visa, Vasant Prabhu mengatakan meskipun nilai kripto telah turun, tetapi masih ada minat yang stabil untuk aset digital ini.

“Kami tidak memiliki posisi sebagai perusahaan tentang nilai cryptocurrency yang seharusnya, atau apakah itu hal yang baik dalam jangka panjang selama orang memiliki barang yang ingin mereka beli, kami ingin memfasilitasinya,” ujar Prabhu dikutip dari CNBC, Sabtu (8/10/2022).

Perusahaan Pembayaran Mulai Jajaki Kripto

Ini adalah terobosan terbaru Visa ke industri kripto dan menambah lebih dari 70 kemitraan kripto. Perusahaan yang berbasis di San Francisco telah bergabung dengan Coinbase dan Binance sebelumnya.

Saingan Visa, yaitu Mastercard telah melakukan hal serupa, dengan bermitra bersama Coinbase di NFT dan Bakkt untuk memungkinkan bank dan pedagang di jaringannya menawarkan layanan terkait kripto.

Kemudian, American Express mengatakan sedang mengeksplorasi menggunakan kartu dan jaringannya dengan stablecoin, yang dipatok dengan harga satu dolar atau mata uang fiat lainnya.

Namun, CEO mengatakan awal tahun ini konsumen seharusnya tidak berharap untuk melihat kartu yang terhubung dengan kripto dalam kartu AmEx mereka.