Dimodifikasi Pakai Body Kayu, Nissan Ariya Ini Siap Mejeng di SEMA 2022

thesilent1.com – LAS VEGAS – Pesta aftermarket di Amerika Serikat, SEMA bakal digelar pada 1-4 November. Pameran ini dimanfaatkan para pelaku pendukung industri otomotif untuk menghadirkan produk andalannya. Tak hanya itu, brand otomotif dunia pun turut memanfaatkannya untuk mengenalkan lini baru, baik dalam bentuk model konsep maupun produk jadi teranyar.

Seperti yang dilakukan Nissan, di mana produsen mobil asal Jepang tersebut menyajikan beberapa model yang dimodifikasi. Salah satunya Ariya, SUV crossover bertenaga baterai sepenuhnya yang memiliki gaya futuristis.

Mereka pun menggandeng ahli kustom dari bengkel Tommy Pike Customs (TPC) untuk mentransformasi Ariya. Mobil tersebut diberikan sentuhan klasik dengan aksen kayu. Detail tersebut bukan diaplikasikan pada interior, melainkan eksterior. Sehingga membuatnya terlihat aneh.

TPC tak mengubah banyak bentuk tubuh. Bodi diwarnai coklat muda yang biasa disebut desert tan. Kemudian pada panel pintu dan fender ditempelkan stiker bermotif kayu. Kontras dengan kelir keseluruhan bodi sehingga terlihat mencolok. Nuansa retro pun menyeruak.

Apalagi ditambah velg palang solid berwarna biru neon berukuran 20 inci, plus ban dengan dinding putih. Bagian kaki-kaki disempurnakan cap batu roda berbahan baja yang terkover chrome. Tepat di tengahnya terdapat logo Nissan terbaru. TPC juga membenamkan suspensi yang dikustom. Tujuannya agar ban besar dan tipis bisa masuk, menyisakan celah sedikit dengan fender.

Sebenarnya desain tersebut mengingatkan kita pada mobil Amerika Serikat pada era 1930-an hingga 1960-an. Cukup banyak model yang disuguhkan menggunakan panel kayu yang terbuat dari material asli. Aksen tersebut biasanya diterapkan untuk membedakan varian tertinggi. Meski memang seiring waktu, kayu asli mulai tergantikan pelat atau plastik yang disepuhkan motif alam tersebut. Lantaran bahan tersebut lebih mudah diproduksi, selain itu lebih tahan lama karena kecil terpengaruh kondisi cuaca. Gaya tersebut berlanjut hingga 1990-an.

Lanjut ke bagian atap. Komponen tersebut dibiarkan hitam bersama dengan seluruh. Agar tak kalah mencolok dengan area bawah, disematkan roof rack. Namun, bukan koper atau roofbox terpasang, melainkan dua papan surfing yang berpola dan berwarna serupa bodi. Bukan tanpa sebab TPC mengaplikasikannya. Mereka mewujudkan kembali gaya yang pernah populer di California Selatan, Amerika Selatan.

Pada masanya, mobil berbodi kayu sangat digemari masyarakat daerah tersebut. Karena bentuknya yang unik. Para penggunanya pun banyak menggemari olahraga seluncur air, di mana mereka meletakkan surfboard di atap mobil.(MUHAMMAD HAFID / WH)

Sumber: Car and Driver