Di Argentina, Harga USDT yang Ditukar dengan Peso Naik 6% hingga 11%

thesilent1.com – Biaya untuk membeli Tether USD (USDT) menggunakan peso Argentina melonjak pada hari Sabtu (2/7) setelah Menteri Ekonomi Negeri Tango Martin Guzman mengundurkan diri. Artinya, masyarakat mencari hedging atau lindung nilai di kripto dalam ketidakpastian politik di suatu negara.

Di Binance, USDT berharga 257 peso Argentina atau naik 6,6%. Sementara di Leon Cash, harga USDT melonjak 11% menjadi senilai 279 peso Argentina.

Harga USDT yang ditukar dengan peso Argentina melonjak di sejumlah crypto exchange utama segera setelah sang Menteri Ekonomi mengumumkan pengunduran dirinya di Twitter, menurut situs CryptoYa yang melaporkan harga kripto menit demi menit.

Pengunduran diri Martin Guzman dari posisinya sebagai Menteri Ekonomi menandai kepergian terbesar di dalam pemerintahan Presiden Argentina Alberto Fernandez setelah pertikaian meningkat di dalam koalisi yang berkuasa seputar kesepakatan yang dinegosiasikan ulang dengan International Monetary Fund (IMF).

Martin Guzman mengumumkan keputusan pengunduran dirinya dari jabatan Menteri Ekonomi Argentina dalam surat 7 halaman. Sampai saat ini, belum ada pengganti yang segera diumumkan.

Adopsi Kripto yang Tinggi di Argentina

Kripto adalah satu-satunya market trading yang tetap buka pada hari Sabtu (2/7). Meskipun volumenya kecil, pergerakan tersebut dapat mengindikasikan berbagai kegelisahan, setidaknya di antara sejumlah masyarakat.

Dalam konteks Argentina, kegelisahan itu bisa terkait dengan keretakan yang berkembang di dalam koalisi yang berkuasa serta kekhawatiran atas kemampuan pemerintah untuk mengatasi kenaikan inflasi dan tantangan ekonomi lainnya.

Menurut Chainalysis, Argentina adalah satu dari 9 negara dengan adopsi kripto tertinggi. Di negara dengan krisis mata uang berulang dan inflasi berjalan sekitar 60% per tahun, 2 per 3 orang Argentina yang berinvestasi dalam kripto mengatakan bahwa mereka melakukannya untuk melindungi tabungan mereka. Temuan ini berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Wunderman Thompson di Buenos Aires, Argentina.

Berdasarkan data Decentral Games dalam laporan Bloomberg pada Maret 2022, masyarakat Argentina menggunakan game play-to-earn (P2E) untuk menambah pemasukannya, seiring jumlah pemain dari negara itu yang meningkat pesat. Tidak jarang, mereka berhasil memperoleh pendapatan yang lebih besar dari game P2E dibandingkan dari gaji yang diterima karena inflasi yang begitu tinggi.

IMF Ancaman bagi Adopsi Kripto

Sebelumnya pada Maret 2022, IMF dilaporkan telah memanfaatkan perjanjian restrukturisasi utang senilai US$45 miliar untuk meminta pemerintah Argentina mengurangi penggunaan kripto di wilayahnya.

Permintaan itu tentu membuat geram para holder Bitcoin di Negeri Tango dan komunitas kripto secara luas. Pasalnya, masyarakat Argentina menggunakan BTC sebagai safe haven untuk menghindari suku bunga yang teramat tinggi di negara itu.

Menurut aturan baru dari pemerintah Argentina, “Pemerintah nasional, demi keamanan dan stabilitas keuangan, akan mengurangi penggunaan kripto dalam rangka pencegahan pencucian uang dan informalitas, demikian pula digitalisasi pembayaran akan memiliki insentif resmi, dan pelanggan keuangan akan diberikan perlindungan tambahan.”

Investor kripto, Anthony Pompliano, menggambarkan aturan ini sebagai sesuatu yang ‘sembarangan’. Ia juga menyebut taktik IMF ‘agak sedikit licik’.

Eks Presiden Argentina Bertemu dengan Tokoh Kripto

Sebelum dipimpin Alberto Fernandez, presiden Argentina sebelumnya adalah Mauricio Macri. Menariknya pada April lalu, Macri bertemu dengan co-founder & CEO MicroStrategy, Michael Saylor, yang dikenal pro terhadap adopsi Bitcoin.

Dalam pertemuannya bersama Michael Saylor, Mauricio Macri membahas tentang Bitcoin dan dampaknya bagi perekonomian individu maupun keluarga. Pada September 2021, Michael Saylor sudah pernah merekomendasikan agar Argentina menambahkan Bitcoin sebagai legal tender atau alat pembayaran yang sah di negara itu.

Pada akhir tahun 2021, co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, pernah berkunjung ke Argentina. Saat kunjungannya itu, dia mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Mauricio Macri. Mantan presiden Argentina itu bahkan tidak segan menyebut Ethereum sebagai salah satu teknologi terdesentralisasi paling inovatif abad ini.