Darah Tinggi Sebabkan Sakit Kepala Hebat, Waspadai Krisis Hipertensi

thesilent1.com – Tekanan darah tinggi yang ekstrem dapat memicu sakit kepala hebat gejala krisis hipertensi .

Tekanan darah tinggi dikatakan ekstrem apabila tekanan sistoliknya di atas 180 mmHg dan tekanan diastoliknya di atas 120 mmHg.

Tekanan darah tinggi ekstrem dapat merusak pembuluh darah. Pembuluh darah yang rusak bisa mengalami pendarahan.

Krisis hipertensi dalam dunia kesehatan juga dikenal sebagai hipertensi maligna.

Melansir Healthline, selama krisis hipertensi, tekanan darah penderita naik ke tingkat kritis.

Kondisi tersebut bisa menekan bagian tengkorak dan menyebabkan sakit kepala hebat atau pusing berat.

Menurut Mayo Clinic, krisis hipertensi yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan stroke.

Kenali beragam penyebab dan gejala krisis hipertensi yang ditandai gejala utama darah tinggi sampai sakit kepala hebat.

Penyebab krisis hipertensi

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab krisis hipertensi, antara lain:

  • Lupa minum obat tekanan darah tinggi
  • Kepala terbentur atau kena pukulan
  • Serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Gagal ginjal
  • Pembuluh darah arteri aorta pecah
  • Efek samping obat tertentu
  • Kejang selama kehamilan (eklampsia)

Gejala krisis hipertensi

Terdapat dua jenis krisis hipertensi, yakni bersifat mendesak dan darurat.

Jenis krisis hipertensi mendesak umumnya tidak disertai kerusakan organ. Sedangkan dalam krisis hipertensi darurat, tekanan darah sangat tinggi dan sudah disertai kerusakan organ.

Tanda dan gejala krisis hipertensi yang mengancam jiwa, di antaranya:

  • Sakit kepala parah, disertai bingung, dan pandangan kabur
  • Sakit dada parah
  • Mual dan muntah
  • Muncul serangan kecemasan
  • Sesak napas
  • Kejang
  • Tidak merespons ketika dipanggil atau diajak bicara

Waspadai darah tinggi sampai menyebabkan sakit kepala hebat seperti pada gejala krisis hipertensi.

Masalah kesehatan seperti ini tidak bisa disembuhkan hanya dengan minum obat penghilang rasa sakit.

Jika ada orang sekitar yang mengalami krisis hipertensi, segera cari pertolongan medis.

Dokter biasanya merekomendasikan penderita untuk dirawat di rumah sakit dan pasien diberikan perawatan obat-obatan.