Arti Singkatan dari AMG Mercedes Benz dan Sejarahnya

thesilent1.com – Para petrolhead pasti kenal dengan Mercedes Benz AMG. Versi AMG dikenal dengan mobil yang lebih gahar dari segi performa, dan menawarkan fitur yang canggih. Namun, masih banyak yang belum tahu apa singkatan dan arti dari AMG pada Mercedes Benz. Berikut penjelasannya.

Arti Singkatan dan Filosofi AMG

AMG merupakan singkatan dari nama keluarga pendiri perusahaan dan kota tempat tinggalnya. A dan M melambangkan dua penemu dari AMG, yaitu Hans Werner Aufrecht (A) dan Erhad Melcher (M). Sementara G merupakan kota tempat tinggal dari Hans Werner Aufrecht yaitu Großaspach. Jadi, singkatan AMG pada Mercedes Benz memiliki arti Aufrecht, Melcher, dan Großaspach.

AMG merupakan sub-brand milik Mercedes Benz yang menangani kendaraan performa tinggi. Tim AMG bertanggung jawab dalam mengembangkan desain aerodinamika, powertrain, suspensi, rem, dan perangkat elektronik.

Mercedes Benz memiliki sebuah filosofi yang menarik, yaitu “One Man, One Engine“. Setiap mesin dari Mercedes Benz AMG hanya dikerjakan oleh satu orang. Filosofi ini diterapkan di pabrik AMG Mercedes Benz di kota Affalterbach dan Sindelfingen, Jerman.

Sejarah Mercedes Benz AMG

Kisah dari Mercedes Benz AMG dimulai pada tahun 1960 di kota Großaspach. Kedua pendiri AMG, Hans Werner Aufrecht dan Erhard Melcher merupakan dua insinyur yang bekerja di Daimler-Benz atau yang saat ini dikenal dengan Mercedes Benz.

Pada saat itu, Aufrecht dan Melcher merupakan anggota divisi Development Department yang mengerjalan mesin balap untuk mobil sport 300 SE. Di kala waktu luang, Aufrecht dan Melcher terus semangat mengerjakan mesin balap untuk 300 SE di rumah Aufrecht yang berada di Großaspach.

Pada tahun 1965, Manfred Schiek menjadi salah satu pembalap German Touring Car Championship. Schiek berhasil memenangkan 10 balapan menggunakan mobil dengan mesin 300 SE milik Aufrecht dan Melcher. Dari kemenangan Schiek, nama Aufrecht dan Melcher menjadi populer sebagai ahli performa mesin Mercedes Benz.

Aufrecht kemudian mundur dari Mercedes Benz dan membuat perusahaan bersama Erhard Melcher bernama “Aufrecht Melcher Großaspach Ingenieurbüro, Konstruktion und Versuch zur Entwicklung von Rennmotoren” (Aufrecht Melcher Großaspach engineering firm, design and testing for the development of racing engines) pada tahun 1967.

Tidak lama setelah berdirinya perusahaan, mesin yang dikerjakan oleh Aufrecht dan Melcher menjadi sebuah hal yang populer dan banyak digunakan oleh tim balap. Pada akhir 1980an, perusahaan milik Aufrecht dan Melcher bekerja sama dengan Daimler-Benz dan melahirkan Mercedes Benz AMG.

Varian Mobil AMG

Saat ini, Mercedes Benz AMG memproduksi enam tipe mesin, yaitu M260, M256, M177, M178, dan M139. Mercedes-AMG juga sudah menjual lebih dari 60 model mobil yang terdiri dari compact car, SUV, sedan, coupe, dan sports car.

Mercedes Benz AMG terbagi menjadi dua macam, yaitu sports car dan performance car. Sports car pada AMG merupakan mobil Mercedes Benz yang dimodifikasi oleh teknisi AMG. Model sports car AMG meliputi varian 35, 43, dan 53.

Sementara performance car pada AMG merupakan mobil Mercedes Benz dengan mesin yang dibuat oleh teknisi AMG di Affalterbach. Model performance AMG meliputi varian 45, dan 63. AMG juga membuat mobil dengan bodi dan mesin yang dirancang oleh teknisinya, yaitu model GT dan SL.

Mercedes Benz AMG yang dijual di Indonesia

Di Indonesia, Mercedes Benz AMG sudah tersedia. Bahkan ada dua model yang dirakit secara lokal di pabrik Mercedes Benz Wanaherang, yaitu varian A35 Sedan dan GLA 35.

Untuk varian model atas, ada beberapa model yang dipasarkan secara CBU atau impor. Model tersebut antara lain A45S, CLA 45S, GLE 53, GT53, dan varian termahal G63 AMG dengan banderol Rp5,3 miliar (off the road).

Kelebihan Versi AMG Dibandingkan Mercedes Benz Standar

Mercedes Benz AMG tentu menawarkan kelebihan jika dibandingkan dengan versi standarnya. Berikut ini merupakan kelebihan yang ditawarkan.

1. Performa yang Lebih Baik

Sebagai model yang lebih mementingkan performa, mesin pada varian AMG sudah disempurnakan. Mesin diproduksi oleh AMG dan memiliki tenaga serta torsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan model standar. Selain itu, mesin yang diproduksi AMG juga spesial karena dibuat oleh satu orang dengan tanda tangan pada bagian mesin.

2. Bagian Eksterior dan Interior yang Lebih Cantik

Agar performa mobil lebih maksimal, AMG melakukan modifikasi pada bagian eksterior agar terlihat aerodinamis. Jika dibandingkan dengan versi standar, eksterior pada varian AMG lebih sporty dengan spoiler, bumper yang dimodifikasi, serta velg yang lebih besar.

Tidak hanya bagian eksterior yang lebih keren, bagian interior juga dipercantik untuk menciptakan suasana sporty. Sebagai contoh, sebagian model AMG sudah menggunakan aksen bahan karbon dan penggunaan kursi yang dilapisi Alcantara.

3. Dibekali dengan Fitur yang Lebih Canggih

Fitur yang disematkan pada model AMG tentu lebih banyak jika dibandingkan dengan varian standar. Tidak hanya untuk menunjang performa, fitur yang ditambahkan juga berfungsi untuk meningkatkan pengalaman dan kenyamanan berkendara. Biasanya, model AMG memiliki suspensi yang lebih baik, serta suara mesin yang lebih “galak”.