3 Manfaat Bulu Ketiak untuk Kesehatan

thesilent1.com – Di balik tampilannya yang terkesan mengganggu, bulu ketiak ternyata punya beberapa manfaat untuk kesehatan.

Melansir Healthline, bulu ketiak umumnya tumbuh sejak masa pubertas atau ketika anak tumbuh dewasa.

Pada masa pubertas, kelenjar pituari merangsang hormon androgen di ovarium dan testis untuk bekerja.

Hormon seks ini turut memicu kelenjar keringat apokrin mulai berfungsi. Kelenjar apokrin terkait dengan folikel rambut di daerah kemaluan dan ketiak.

Bulu ketiak termasuk jenis rambut terminal. Rambut ini awalnya berasal dari rambut lanugo yang tumbuh sejak bayi.

Rambut lanugo berkembang menjadi rambut vellus atau rambut bayi di masa kanak-kanak.

Begitu memasuki masa pubertas, rambut vellus di ketiak tumbuh menjadi rambut terminal yang tebal, kuat, dan warnanya lebih gelap.

Kepekaan hormon androgen juga memengaruhi banyak sedikitnya bulu tumbuh di beberapa bagian tubuh.

Semakin tinggi kadar hormon androgen di tubuh, bulu di ketiak, dada, perut, atau kaki jadi semakin banyak.

Meskipun terkadang dianggap mengganggu penampilan, bulu ketiak ternyata ada fungsinya untuk kesehatan.

Berikut beberapa manfaat bulu ketiak yang tak boleh disepelekan:

1. Memperkuat aroma feromon

Feromon adalah zat kimia alami yang digunakan untuk menarik pasangan. Ketiak mengeluarkan bau yang mengandung feromon.

Dengan mempertahankan bulu ketiak, bau atau aroma alami tubuh bisa lebih menempel di rambut ketiak, sehingga feromon jadi lebih kuat.

Sebuah penelitian pada 2018 yang melibatkan 96 pasangan membuktikan, mencium aroma alami atau feromon pasangan bisa menghilangkan stres.

Peneliti sampai pada kesimpulan ini dengan meminta pria pada studi tersebut untuk mengenakan kemeja selama 24 jam tanpa deodoran dan produk beraroma apa pun.

Setelah wanita mencium kemeja pasangannya, tingkat stres mereka diukur dengan metode khusus. Hasilnya, ternyata kadar stres merekea lebih rendah.

2. Mengurangi gesekan antarkulit ketiak

Fungsi bulu ketiak yang tak kalah penting yakni mencegah gesekan antarkulit ketiak.

Hal itu berlaku terutama saat seseorang melakukan aktivitas tertentu seperti berlari atau berjalan.

Manfaat yang sama juga berlaku untuk rambut kemaluan yang bisa digunakan untuk mengurangi gesekan saat berhubungan seks.

3. Mencegah masalah kesehatan tertentu

Selain mengurangi gesekan, tidak mencukur bulu ketiak atau mencabut bulu ketiak juga bisa mencegah masalah kesehatan tertentu, seperti:

  • Rambut tumbuh ke dalam
  • Iritasi kulit
  • Jerawat di ketiak

Meskipun ada beberapa manfaat bulu ketiak untuk kesehatan, tapi pilihan untuk menghilangkan bulu ketiak atau tidak ada di tangan Anda.

Dilansir dari Health, menghilangkan bulu ketiak juga bisa berfungsi mencegah bau badan tak sedap.

Bagi sebagian orang; mencukur, mencabut, atau waxing bulu ketiak juga bisa menambah kepercayaan diri.

Sebelum mengambil keputusan menghilangkan atau mempertahankan bulu ketiak, jangan lupa untuk mempertimbangkan faktor kesehatan.